Unpad Terima Kunjungan FTIK USM, Bahas Jalur Fast Track dan Beasiswa Pascasarjana

BANDUNG, (Gemparjateng.com) – Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (FTIK USM) melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Selasa, 28 April 2026.

Kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, FTIK USM diwakili oleh Sekretaris Program Studi S1 Pariwisata, Muchammad Satrio Wibowo, S.Kel., M.Sc.

Rombongan diterima langsung oleh jajaran Sekolah Pascasarjana Unpad, yakni Dekan SPS Unpad Prof. Dr. Ir. Vijaya Isnaniawardhani, M.T., Wakil Dekan Dr. Kasno Pamungkas, S.S., M.Hum., serta dr. Hanna Gunawan, M.Kes., Ph.D., selaku Manajer Akademik, Kemahasiswaan, Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kemitraan Alumni.

Satrio menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menjajaki peluang kerja sama yang selaras dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Salah satu rencana awal yang dibahas adalah penyelenggaraan seminar nasional dan call for paper yang dijadwalkan pada Juni mendatang.

“Kerja sama ini merupakan kesempatan penting bagi FTIK USM. Kami siap berkolaborasi dalam pengembangan riset antaruniversitas,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Vijaya Isnaniawardhani menyambut baik inisiatif tersebut.

Ia menegaskan bahwa Sekolah Pascasarjana Unpad terbuka untuk memperluas jejaring akademik, termasuk menerima alumni FTIK USM melalui jalur fast track untuk melanjutkan studi magister.

“Kami siap menerima jalur fast track bagi alumni FTIK USM yang ingin melanjutkan studi di Sekolah Pascasarjana Unpad. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai skema beasiswa,” kata Prof. Vijaya.

Ketua Program Studi Magister Pariwisata Berkelanjutan SPS Unpad, Dr. Evi Novianti, S.Sos., M.Si., menilai penjajakan kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi.

Menurutnya, kolaborasi lintas disiplin menjadi kebutuhan penting dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan.

“Keberadaan FTIK memberikan perspektif teknologi yang sangat penting dalam transformasi digital sektor pariwisata. Kami optimistis kegiatan awal seperti seminar nasional dan call for papers dapat menjadi titik awal lahirnya riset kolaboratif yang berdampak, baik secara akademik maupun praktis,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Irma Yuliawantini, S.STP., M.A.P., turut hadir dan menyampaikan dukungan terhadap potensi kerja sama tersebut.

Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat memperkuat pengembangan destinasi wisata berbasis riset.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan siap menjadi mitra dalam riset yang dilakukan Unpad maupun USM di berbagai destinasi wisata di Jawa Barat,” tandasnya.***(bgy)