SEMARANG, (Gemparjateng.com) – Universitas Semarang (USM) melalui Inkubator Bisnis USM menggelar seminar kewirausahaan bertajuk “Berani Bicara, Berani Berusaha! Membangun Semangat Wirausaha di Kalangan Mahasiswa” pada Rabu, 17 Desember 2025, di Auditorium Ir. Widjatmoko Universitas Semarang.
Kegiatan ini diikuti mahasiswa USM dan peserta umum. Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, yakni Ayang Fitrianti, S.S., M.I.Kom., dosen Universitas Semarang, serta Filanaika, owner Kenara Coffee.
Perwakilan panitia, Citra Andriani Kusumawati, S.E., M.M. Ia mengatakan, seminar tersebut menjadi wadah pengembangan soft skill mahasiswa, khususnya kemampuan komunikasi dan jiwa kewirausahaan.
Tujuannya membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi serta pemahaman strategis dalam membangun dan mengembangkan usaha sejak usia muda.
”Mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk berbicara dan menyampaikan gagasan. Kemampuan komunikasi merupakan modal penting dalam dunia usaha. Kami berharap, melalui seminar ini mahasiswa memperoleh bekal yang aplikatif dan relevan,” ujarnya.
Seminar secara resmi dibuka Wakil Rektor I Universitas Semarang, Prof. Dr. Ir. Haslina M., M.Si. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi peran Inkubator Bisnis USM dalam menghadirkan kegiatan yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa.
”Universitas sangat mendukung kegiatan yang mendorong mahasiswa memiliki keberanian berkomunikasi dan jiwa kewirausahaan. Kolaborasi antara akademisi dan praktisi penting agar mahasiswa mendapatkan keseimbangan antara teori dan praktik,” tuturnya.
Pada sesi materi, Ayang Fitrianti memaparkan pentingnya public speaking bagi wirausaha muda.
Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum menjadi sarana membangun kepercayaan diri, meyakinkan konsumen, serta memperluas jejaring bisnis.
“Public speaking bukan soal tampil sempurna, tetapi tentang keberanian dan kejelasan dalam menyampaikan pesan,” jelas Ayang.
Sesi berikutnya diisi oleh Filanaika yang membagikan pengalaman merintis Kenara Coffee. Ia menekankan pentingnya keberanian memulai usaha, konsistensi, serta kemauan belajar dari kegagalan.
”Menjadi wirausaha muda membutuhkan keberanian untuk melangkah dan ketekunan untuk bertahan di tengah persaingan,” ungkapnya.
Dia berharap, melalui seminar itu, mahasiswa semakin percaya diri dalam berkomunikasi, memiliki pola pikir kewirausahaan, serta berani mengambil langkah nyata untuk memulai usaha.
“Universitas Semarang berkomitmen terus menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif guna menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia usaha dan dunia kerja,” ungkapnya.***













