PBPI Jateng Dukung Penuh Turnamen Padel Piala Wali Kota Semarang

SEMARANG, (Gemparjateng.com) – Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Provinsi Jawa Tengah (Prov Jateng) menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Padel Piala Wali Kota Semarang.

Kejuaraan tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperluas perkembangan olahraga padel di Jawa Tengah.

Ketua Umum Pengurus Provinsi PBPI Jawa Tengah, Arganto Wibowo Pangarso mengatakan bahwa turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga langkah awal dalam membangun fondasi olahraga padel yang lebih kuat dan berkelanjutan di tingkat daerah.

“Kami dari Pengprov PBPI Jawa Tengah mendukung penuh terselenggaranya Turnamen Padel Piala Wali Kota Semarang,” kata Arganto, Selasa, 28 Juli 2026.

“Ini adalah langkah awal yang luar biasa untuk mengenalkan sekaligus mengasah bakat-bakat atlet padel di Jawa Tengah,” imbuhnya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap olahraga padel, khususnya di Kota Semarang, menunjukkan bahwa olahraga tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang.

Kondisi itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah untuk menggelar turnamen serupa.

PBPI Jawa Tengah pun mendorong seluruh pengurus cabang di daerah agar menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan kejuaraan padel secara berkelanjutan.

“Kami sangat berharap keberhasilan Piala Wali Kota Semarang ini dapat menginspirasi daerah-daerah lain di Jawa Tengah. Semoga ke depan kita bisa melihat turnamen Piala Wali Kota maupun Piala Bupati digelar secara rutin di masing-masing daerah,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada penyelenggaraan kompetisi, PBPI Jawa Tengah juga mengajak berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), hingga perusahaan swasta untuk berpartisipasi dalam pengembangan olahraga padel.

Menurut Arganto, keterlibatan berbagai sektor akan memperkuat ekosistem olahraga sekaligus mendorong terciptanya budaya hidup sehat di lingkungan kerja.

Dengan semakin banyak pihak yang terlibat, olahraga padel diyakini mampu berkembang lebih cepat dan menjangkau berbagai kalangan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh instansi untuk turut bergabung bersama kami. Melalui olahraga padel, kita tidak hanya membangun ekosistem olahraga yang kuat, tetapi juga menciptakan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

PBPI Jawa Tengah optimistis Turnamen Padel Piala Wali Kota Semarang akan menjadi titik awal kebangkitan olahraga padel di Jawa Tengah.

Organisasi tersebut berharap semakin banyak atlet potensial lahir dari berbagai daerah, sekaligus menjadikan padel sebagai olahraga yang inklusif dan bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, PBPI Jawa Tengah juga menyampaikan apresiasi kepada PBPI Kota Semarang bersama Pemerintah Kota Semarang yang dipercaya menjadi penyelenggara Turnamen Padel Piala Wali Kota Semarang.

Dukungan tersebut diharapkan mampu menjadi pemicu lahirnya berbagai agenda kompetisi padel di tingkat kabupaten dan kota, sehingga pembinaan atlet dapat berlangsung secara berkesinambungan dan prestasi olahraga padel Jawa Tengah terus meningkat.***