Tim SAR Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Tabrakan di Secang Magelang

SEMARANG, (Gemparjateng.com) – Gelapnya kondisi jalan dan lampu belakang kendaraan yang tidak menyala diduga menjadi faktor dalam kecelakaan yang melibatkan dua unit truk di traffic light Secang, Kabupaten Magelang.

Seorang sopir truk bermuatan pasir harus mendapatkan pertolongan tim SAR setelah kakinya terjepit dan tertusuk tuas rem akibat menabrak truk dump dari belakang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Tim SAR dari Unit Siaga SAR (USS) Borobudur dikerahkan untuk mengevakuasi sopir bernama Niko Khuirul Anam (23), warga Kecamatan Bango, Kabupaten Demak, yang terjebak di dalam kendaraan.

Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk dump berhenti di persimpangan karena lampu lalu lintas menyala merah.

Namun, lampu belakang truk yang tidak berfungsi membuat kendaraan tersebut sulit terlihat oleh pengemudi dari arah belakang.

“Karena gelap, kebetulan di belakangnya ada truk pasir yang dikemudikan Niko Khuirul Anam (23). Karena gelap dan kecepatan cukup tinggi, korban juga tidak sempat mengerem, akhirnya menabrak belakang truk dump,” tutur Kamal.

Benturan tersebut menyebabkan kaki sopir truk pasir terjepit sekaligus tertusuk tuas rem. Kondisi itu membuat korban membutuhkan bantuan khusus untuk bisa keluar dari kendaraan dengan aman.

Laporan kecelakaan diterima USS Borobudur pada pukul 19.30 WIB. Tim SAR kemudian diberangkatkan sekitar 15 menit setelah menerima informasi untuk melakukan proses evakuasi.

Setibanya di lokasi pada pukul 20.15 WIB, petugas langsung melakukan penanganan menggunakan peralatan ekstrikasi.

Peralatan tersebut digunakan untuk membuka akses pada bagian kendaraan yang menjepit kaki korban.

Upaya penyelamatan berlangsung relatif singkat. Dalam waktu sekitar 25 menit, petugas berhasil membebaskan kaki korban dari jepitan.

Setelah berhasil dievakuasi, Niko kemudian dibawa ke RSJ Dokter Soerodjo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kamal mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang turut membantu proses penyelamatan, mulai dari petugas pemadam kebakaran Kabupaten Magelang, PMI Magelang, hingga warga sekitar.

“Terima kasih untuk semua unsur yang terlibat, seperti dari Damkar Kabupaten Magelang, PMI Magelang, serta warga sekitar yang turut membantu sehingga korban bisa segera tertolong,” ujar Kamal.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan tetap laik jalan, termasuk fungsi lampu belakang, terutama ketika berkendara pada malam hari.

Penerangan dan jarak aman antarkendaraan menjadi hal penting untuk membantu pengemudi mengantisipasi situasi di jalan dan mengurangi risiko kecelakaan.***