TEMANGGUNG, (Gemparjateng.com) – Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang sopir truk pengangkut tembakau yang terjepit di dalam kabin setelah terlibat kecelakaan dengan truk kontainer di Jalan Ajibarang–Secang, Desa Caturanom, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Rabu (7/10/2026) malam.
Korban diketahui bernama David Riki Setiawan (26), yang dinyatakan meninggal dunia saat proses evakuasi berlangsung.
Basarnas Kantor SAR Semarang melalui Pos SAR Wonosobo bersama tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi setelah menerima informasi kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB tersebut.
Benturan keras antara kedua truk mengakibatkan kendaraan mengalami kerusakan berat, sehingga sopir truk pengangkut tembakau terjebak di dalam kabin.
Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi, menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk kontainer melaju dari arah Kledung menuju Parakan.
Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali hingga bertabrakan dengan truk bermuatan tembakau yang datang dari arah berlawanan.
“Benturan keras mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan berat. Sopir truk tembakau dilaporkan terjepit di bagian kabin,” ungkap Kamal.
Tim Pos SAR Wonosobo tiba di lokasi pada Kamis (8/10/2026) pukul 00.52 WIB. Petugas kemudian melakukan upaya penyelamatan menggunakan peralatan ekstrikasi atau ekstraksi untuk mengeluarkan korban dari kabin truk yang rusak.
Setelah bekerja selama kurang lebih 30 menit, tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengeluarkan korban pada pukul 01.18 WIB.
Namun, berdasarkan pemeriksaan tim Palang Merah Indonesia (PMI) yang turut berada di lokasi, korban diketahui telah meninggal dunia.
“Alhamdulillah, tidak dalam waktu lama korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan. Namun, hasil pemeriksaan tim dari PMI yang ikut serta, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat dilakukan proses evakuasi,” lanjut Kamal.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah David selanjutnya dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Temanggung untuk penanganan lebih lanjut.
Kamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras dalam proses evakuasi tersebut.
Ia juga mengingatkan para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama ketika melintas di jalur yang dilalui kendaraan berat.
“Terima kasih kepada Tim SAR gabungan atas kerja kerasnya sehingga korban berhasil dievakuasi. Untuk pengguna jalan, agar lebih hati-hati serta meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi kendaraan, dan berkendara dengan penuh kehati-hatian guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.***













