SEMARANG, (Gemparjateng.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Jawa Tengah sukses menggelar rangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2026 melalui berbagai kegiatan seni, budaya, dan aksi sosial yang berlangsung selama sepekan di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kota Semarang.
Puncak acara yang digelar pada Selasa (30/6/2026) berlangsung meriah dan dihadiri ratusan masyarakat serta sejumlah tokoh daerah.
Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi terhadap nilai-nilai perjuangan dan pemikiran Proklamator Republik Indonesia, Bung Karno, sekaligus wadah bagi generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi kepada masyarakat.
Selama sepekan penyelenggaraan, DPD BMI Jawa Tengah menghadirkan beragam agenda yang menggabungkan unsur seni, budaya, pendidikan, dan kepedulian sosial.
Salah satunya adalah pameran lukisan karya seniman Hartono yang mengangkat sosok Bung Karno melalui berbagai karya visual yang menggambarkan perjuangan, kepemimpinan, dan pemikiran sang proklamator.
Selain itu, panggung musik jalanan turut memberi ruang bagi para musisi lokal untuk menampilkan karya-karya bertema perjuangan dan nasionalisme.
Suasana semakin semarak dengan pembacaan puisi oleh para pemuda dan seniman yang mengangkat semangat kebangsaan.
Kelompok Teater Lingkar Semarang juga tampil membawakan pertunjukan teatrikal yang sarat pesan moral dan sejarah, sehingga mendapat apresiasi dari para penonton yang memadati kawasan TBRS.
Tak hanya menghadirkan hiburan dan edukasi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian buku bacaan gratis kepada anak-anak usia sekolah sebagai upaya meningkatkan literasi, serta pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Acara penutupan dihadiri Sekretaris DPD BMI Jawa Tengah, Supriyadi, dan Bendahara DPD BMI Jawa Tengah, Mickel.
Penutupan secara resmi dilakukan oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin.
Dalam sambutannya, Iswar memberikan apresiasi atas konsistensi BMI Jawa Tengah dalam menjaga semangat ajaran Bung Karno melalui kegiatan yang kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. BMI Jawa Tengah tidak hanya menghidupkan ruang budaya seperti TBRS, tetapi juga berhasil memadukan antara pelestarian nilai sejarah, seni, dan kepedulian sosial dalam satu rangkaian yang apik,” ujar Iswar Aminuddin.
Sementara itu, Sekretaris DPD BMI Jawa Tengah, Supriyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para seniman, pengisi acara, relawan, serta masyarakat Kota Semarang yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan meriah.
Menurutnya, peringatan Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong, nasionalisme, dan kreativitas di kalangan generasi muda.
“DPD BMI Jawa Tengah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai motor penggerak kreativitas pemuda yang berkarakter, menjunjung tinggi nilai kebangsaan, serta berjiwa gotong royong,” kata Supriyadi.
“Semangat Bung Karno harus terus diwariskan melalui karya nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.***













