SEMARANG, (Gemparjateng.com) – GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 kembali hadir menyapa masyarakat Jawa Tengah. Pameran otomotif tersebut digelar selama lima hari, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026, di Muladi Dome UNDIP, Semarang.
Memasuki penyelenggaraan tahun ini, GIIAS Semarang menghadirkan lebih banyak merek kendaraan global sekaligus beragam program interaktif.
Pengunjung tidak hanya dapat melihat perkembangan kendaraan dan teknologi otomotif terbaru, tetapi juga berkesempatan merasakan langsung berbagai pengalaman yang disiapkan selama pameran.
Project Director GIIAS The Series, Abiyoso Wietono, mengatakan GIIAS Semarang 2026 dirancang tidak sekadar sebagai ajang pamer kendaraan, tetapi juga menjadi ruang interaksi bagi masyarakat dan pencinta otomotif.
“GIIAS Semarang tidak hanya hadir untuk memamerkan kendaraan dan teknologi otomotif terbaru, tetapi juga sebagai ruang interaktif bagi para pengunjung. Kami menghadirkan berbagai program seru agar masyarakat Jawa Tengah bisa merasakan langsung pengalamannya dan menikmati pameran dengan nyaman,” ujar Abiyoso.
Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah kehadiran 18 merek kendaraan penumpang yang meramaikan area pameran. Merek tersebut meliputi BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling.
Selain kendaraan roda empat, GIIAS Semarang 2026 juga menghadirkan merek sepeda motor listrik Polytron serta 23 merek dari industri pendukung otomotif.
Pengunjung juga dapat merasakan langsung performa kendaraan melalui area test drive dan test ride. Lebih dari 50 unit mobil disiapkan untuk dicoba pengunjung melalui rute sepanjang sekitar 2,3 kilometer.
Sementara itu, area test ride sepeda motor dirancang dengan simulasi rintangan yang menyerupai kondisi jalan raya sehari-hari. Kehadiran fasilitas tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal kendaraan secara lebih dekat sebelum menentukan pilihan.
Keseruan GIIAS Semarang 2026 juga dilengkapi dengan arena GIIAS Mini RC. Area ini menjadi salah satu program baru yang memungkinkan pengunjung mengendalikan mobil remote control berkecepatan tinggi di lintasan khusus dengan konsep sirkuit balap.
Tidak hanya bagi pengunjung umum, GIIAS Semarang 2026 turut menjadi ruang berkumpul bagi komunitas otomotif melalui agenda GIIAS Car Community Meet Up.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para anggota komunitas untuk bertemu, bertukar cerita, mempererat silaturahmi, sekaligus mengikuti berbagai aktivitas yang berlangsung selama pameran.
Untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan tersebut, pengunjung dapat membeli tiket reguler melalui aplikasi Auto360. Tiket tersedia dengan harga Rp15.000 untuk hari kerja (weekdays) dan Rp25.000 untuk akhir pekan (weekends).
Pembelian tiket juga dapat dilakukan secara langsung di lokasi pameran dengan harga Rp20.000 untuk weekdays dan Rp30.000 untuk weekend.
GIIAS Semarang 2026 turut didukung sejumlah sponsor. Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) kembali hadir sebagai Platinum Financial Partner, bersama sponsor lainnya, Kopi Kenangan.
GIIAS The Series Berlanjut ke Makassar
GIIAS Semarang 2026 merupakan bagian dari rangkaian GIIAS The Series 2026 yang digelar di sejumlah kota besar di Indonesia.
Setelah sebelumnya berlangsung di ICE BSD Tangerang, Surabaya, Bandung, dan Semarang, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan ditutup melalui GIIAS Makassar pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
Tidak berhenti di tahun ini, penyelenggara juga menyiapkan perluasan jangkauan GIIAS dengan menghadirkan kota baru pada awal 2027.
GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali. Kehadiran GIIAS Bali menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pameran otomotif tersebut ke wilayah Indonesia bagian timur.
Dengan berbagai merek kendaraan, teknologi terbaru, area uji kendaraan, hingga program interaktif, GIIAS Semarang 2026 menjadi salah satu agenda otomotif yang dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat perkembangan industri kendaraan dan pendukungnya.***













