SEMARANG, (Gemparjateng.com) – Bulan suci Ramadan kembali menjadi ruang bagi lahirnya kepedulian dan kehangatan sosial. Semangat itulah yang terasa kuat dalam acara Berbagi Ramadan Bersama Anak Yatim Piatu yang digelar di Grand Edge Hotel Semarang, belum lama ini.
Acara yang setiap tahun dilaksanakan ini merupakan sebuah kegiatan penuh makna yang menyatukan nilai spiritual, empati, dan kebersamaan lintas elemen masyarakat.
Diketahui bahwa, kegiatan ini diinisiasi oleh Putranti Laksitareni, CEO MediaIni, yang menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi sesama, khususnya anak-anak yatim piatu.
“Ramadan mengajarkan kita tentang empati dan berbagi. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana namun berkesan, sekaligus menumbuhkan harapan bagi adik-adik kita,” ujar Putranti dalam sesi wawancara usai acara.
Dukungan nyata datang dari Sunata Liman Said, Komisaris Utama PT Alimdo Ampuh Abadi, yang bertindak sebagai pendonatur utama.
Ia menyampaikan bahwa berbagi bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan panggilan hati.
“Rezeki akan selalu menemukan jalannya ketika dibagikan. Kami berharap santunan ini dapat membawa senyum dan semangat baru bagi anak-anak yatim piatu,” tuturnya.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dipandu secara apik oleh MC Ana Dave dan Rachman Polalo, rangkaian kegiatan mengalir dengan penuh keakraban.
Sentuhan musik akustik dari Niko 99 Production semakin memperkuat nuansa syahdu Ramadan, menghadirkan harmoni yang menenangkan bagi seluruh tamu dan anak-anak yang hadir.
Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari peran profesional AW Show Management yang mengawal jalannya kegiatan dengan rapi dan berkelas, memastikan setiap detail tersaji dengan baik tanpa menghilangkan esensi kebersamaan.
Lebih dari sekadar agenda seremonial, Berbagi Ramadan Bersama Anak Yatim Piatu menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara media, dunia usaha, dan pelaku kreatif mampu melahirkan dampak sosial yang nyata.
Di tengah lantunan doa dan senyum anak-anak, Ramadan kembali membuktikan dirinya sebagai bulan yang menghidupkan harapan, menebar kasih, dan menguatkan nilai kemanusiaan.
Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk terus menyalakan cahaya kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam setiap langkah kehidupan.***













